ANALIS MARKET (26/8/2021) : Pergerakan IHSG Berpotensi Terkonsolidasi

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Reliance Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (25/8), IHSG ditutup naik 23.74 poin (+0.39%) ke level 6113.24 dengan pergerakan yang menguat sejak awal sesi perdagangan. Indeks sektor kesehatan (+1.40%) dan indeks sektor industrial (+1.13%) memimpin penguatan sektoral. Saham DCII, BMRI, ARTO, UNVR dan BINA yang menjadi leader pergerakan mampu mendorong IHSG tutup dizona hijau. Menurunnya kekhawatiran investor terhadap dampak dari taper tantrum pasca bank Indonesia cukup siap menghadapai capital outflow dalam menyeimbangkan nilai tukar, menjadi salah satu faktor.

Di sisi lain, diperdagangan semalam (25/8), mayoritas bursa AS melanjutkan penguatannya. Indeks DJIA (+0.11%), S&P500 (+0.22%) dan Nasdaq (+0.15%) kompak menguat menjelang simposium Jackson Hole Federal Reserve akhir pekan ini. Sektor keuangan dan energi memimpin kenaikan karena imbal hasil Treasury dan minyak mentah naik. Pendapatan perusahaan, perluasan vaksinasi, dan dukungan dari kebijakan moneter telah membantu memperbaiki sentimen dalam menghadapi kasus varian delta yang meningkat. Namun, laju rencana Fed untuk mulai mengurangi program pembelian asetnya tetap menjadi kunci utama focus investor. Para pedagang berusaha untuk mendapatkan kejelasan lebih lanjut ketika Ketua Fed Jerome Powell berbicara secara virtual pada hari Jumat (27/8). Dari komoditas, harga minyak WTI (+1.21%) setelah laporan pemerintah AS menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah dan bensin turun meskipun ada kekhawatiran bahwa penyebaran varian delta akan melemahkan permintaan.

Sementara itu, pada perdagangan Kamis (26/8) pagi ini, Indeks Nikkei (+0.28%) dan Topix (+0.16%) terpantau naik tipis karena para pedagang menunggu lebih banyak petunjuk tentang prospek peraturan di China serta pendekatan Federal Reserve untuk mengurangi stimulus. Selain itu, Tindakan keras Beijing terhadap industri swasta terus mewarnai sentimen dan memperumit prospek ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

Dari komoditas, harga minyak WTI (-0.63%) terkoreksi pagi ini. Sementara harga batu bara (+1.26%)), CPO (+1.51%) dan Nikel (+0.64%) berada di zona hijau.

“Secara sentimen, pergerakan IHSG hari ini berpotensi terkonsolidasi ditengah aksi wait and see para pedagang terhadap pidato ketua Jerome Powell di Jackson Hole hari Jumat (27/8), untuk melihat petunjuk lebih jelas kapan dan bagaimana The Fed akan mengurangu stimulusnya,” sebut analis Reliance Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (26/8/2021).