Prajogo Pangestu Akan Jual TPIA

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Prajogo Pangestu akan melepas kepemilikan sahamnya pada perusahaan petro kimia, PT Chadra Asri Petrochemical Tbk (IDX: TPIA) kepada  PT TOP Investment Indonesia.

Hal itu tertuang dalam prospektus right issue TPIA pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (24/8/2021).

“Prajogo Pangestu dan Top Invesment Indonesia juga telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat tanggal 29 Juli 2021 sehubungan dengan penjualan saham milik Prajogo Pangestu dalam Perseroan kepada TII (PJBB),” tulis manajemen TPIA.

Hanya saja, dalam prospektus tersebut tidak dirinci lebih jauh terkait jumlah saham TPIA yang akan dilepas oleh Prajogo.

Tapi, jika masih mengacu pada prospektus itu, pendiri Chandra Asri itu kini masih memegang sebanyak 2.377.401.195 lembar saham atau 13,33 persen porsi saham TPIA.

Adapun rencana Prajogo itu, sejalan dengan akan dilaksanakannya right issue TPIA dengan melepas sebanyak 3.794.366.013 lembar dengan harga pelaksanaan Rp4.082 per lembar.

Sehingga, Chandra Asri akan meraup dana sebesar Rp15,488 triliun.

Jelasnya, setiap 47 saham lama TPIA pada pukul 16.00 WIB tanggal 1 September 2021 akan mendapatkan 10 right issue. Pemegangnya dapat menukarkan satu Right Issue dengan harga pelaksanaan.

Prajogo Pangestu selaku pemegang 13,33 persen saham TPIA menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh porsi right issue dan akan mengalihkan HMETD yang akan diperoleh secara proporsional sesuai dengan porsi kepemilikan saham pada Perseroan kepada Top Invesment Indonesia.

Sementara itu, PT Barito Pacific Tbk (IDX: BRPT) selaku pemegang 41,88 persen saham TPIA  akan mengalihkan right issue  yang akan diperoleh secara proporsional sesuai dengan porsi kepemilikan sahamnya kepada PT TOP Investment Indonesi.

Senada dengan itu, Marigold Resources Pte. Ltd. (Marigold) selaku pemegang 4,75 persen saham TPIA menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh porsi HMETD dan akan mengalihkan HMETD yang akan diperoleh secara proporsional, sesuai dengan porsi kepemilikan saham pada Perseroan kepada TII.

Sedangkan SCG Chemicals Company Limited (SCG Chemicals) selaku pemegang 30,57 persen saham TPIA menyatakan akan melaksanakan right issue.

Sehingga TII selaku pembeli siaga usai right issue ini akan memegang sebanyak 2.634.426.587 lembar atau 12,18 persen porsi saham TPIA.

Oleh TPIA, dana right issue akan digunakan untuk pembangunan pabrik baru berupa komplek petrokimia terintegrasi oleh entitas anak, yakni Chandra Asri Perkasa-2 (CAP-2).

Pabrik itu terdiri dari pabrik naphta cracker, pabrik polymer serta fasilitas dan utilitas terkait untuk menunjang operasional pabrik, diantaranya seperti power supply, boiler, water treatment, jetty dan tangki penyimpanan.

“Hal ini sejalan dengan strategi TPA untuk memperluas kapasitas produksi dan skala usaha dalam melayani kebutuhan pasar Indonesia. Dana hasil PUT III HMETD akan disalurkan kepada CAP-2 melalui penyertaan modal,” pungkas manajemen TPIA.