Indeks Kospi Merosot 1,24 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 40,33 poin, atau sekitar 1,24 persen, pada Jumat (30/7/2021), menjadi 3.202,32. Penurunan yang terjadi merupakan yang tertajam sejak 13 Mei.

Volume perdagangan moderat mencapai 677 juta saham senilai 17,6 triliun won atau sekitar US$11 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 643 berbanding 213.

Angka indeks turun dipicu pelemahan saham sektor teknologi yang dipicu rencana pemerintah Tiongkok untuk mengetatkan aturan di sektor teknologi edukasi. “Selama isu aturan sektor teknologi edukasi Tiongkok belum terselesaikan, investor asing akan terus menarik dananya dari pasar keuangan Asia,” jelas Ha In-Hwan, analis KB Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 710 miliar won dan 577 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 1,26 triliun won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,63 persen dan 1,32 persen. Saham perusahaan operator portal internet Naver merosot 1,37 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor anjlok 1,8 persen, sedangkan saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics terjun 2,31 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem naik 0,84 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 3,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.150,3 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,84 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia melorot 24,80 poin, atau sekitar 0,33 persen, menjadi 7.392,60. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Singapura dan Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 13,58 poin, atau sekitar 0,40 persen, menjadi 3.398,14. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 354,29 poin, atau sekitar 1,35 persen, menjadi 25.961,03.