BDMN Catat Laba Rp997 Miliar Pada Semester I 2021

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (IDX: BDMN) membukukan laba bersih sebesar Rp997,81 miliar dalam enam bulan pertama tahun 2021, atau tumbuh 17,98 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2020 yang tercatat sebesar Rp845,12 miliar.

Hasil itu mendorong pertumbuhan laba per saham dasar menjadi Rp102,09. Sedangkan pada semester I 2020 hanya Rp86,47.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan semester I tanpa audit emiten bank yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/7/2021).

Padahal, pendapatan bunga bersih susut 1,8 persen menjadi Rp6,831 triliun. Tapi pendapatan operasional tumbuh 3,5 persen menjadi Rp1,46 triliun. Hal itu didorong oleh penyusutan sedalam 18,69 persen atas pos kerugian penurunan nilai yang tercatat Rp2,61 triliun.

Ditambah dengan pendapatan bukan operasional senilai Rp19,81 miliar, sedangkan pos ini pada semester I 2020 tercatat beban bukan operasional Rp70,999 miliar.

Pada sisi dana pihak ketiga (DPK) terkumpulkan sebesar Rp118,45 triliun, atau susut 4,06 persen dibandingkan akhir tahun 2020 sebesar Rp123,43 triliun. Adapun penyaluran kredit tercatat sebesar Rp101,26 triliun, atau susut 1,9 persen dibandingkan akhir tahun 2020 yang tercatat sebesar Rp103,89 triliun.

Sementara ratio keuangan penting seperti KPMM tumbuh menjadi 26,06 persen dibandingkan semester I 2020 sebesar 23,43 persen.

BDMN juga dapat menekan NPL gross ke angka 2,94 persen dari 4,24 persen di semester I 2020.

Menariknya, NIM tumbuh menjadi 5, 14 persen dari 4,96 persen, BOPO tercatat 82,47 persen dan LDR 85,51 persen