Penjualan Starbucks Meningkat 19 Persen di Tiongkok

foto: istimewa

Pasardana.id - Penjualan jaringan kedai kopi Starbucks mengalami peningkatan 19 persen di Tiongkok pada kuartal ketiga tahun fiskal ini yang berakhir 27 Juni 2021.

Menurut CEO Stabucks China Belinda Wong, seperti diwartakan Reuters, Selasa (27/7/2021), Tiongkok merupakan pasar Starbucks dengan pertumbuhan tertinggi sejauh ini pada 2021.

Namun meningkatnya kasus baru virus Corona (COVID-19) di wilayah selatan Tiongkok diperkirakan akan menghambat penjualan Starbucks pada kuartal empat.

Penjualan Starbucks di Tiongkok untuk tahun fiskal 2021 diperkirakan hanya akan tumbuh 18-20 persen year-on-year, lebih rendah dari ekspektasi pertumbuhan sebelumnya 27-32 persen.

Sedangkan penjualan Starbucks secara keseluruhan pada tahun fiskal 2021 diperkirakan hanya akan tumbuh 15-17 persen, lebih rendah dari eksepektasi pertumbuhan 25-30 persen.

Saham Starbucks yang terdaftar di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 0,02 persen pada Selasa.