Penggunaan Alsintan Jadikan Pertanian Luwu Utara Semakin Modern

Foto : istimewa

Pasardana.id - Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyebutkan, alat mesin pertanian (alsintan) merupakan ciri pertanian yang maju, mandiri dan modern.

Penggunaan alsintan di era 4.0, menurut Mentan, merupakan hal yang tak bisa dielakkan lagi karena membantu meningkatkan produktivitas dan menjadikan pertanian semakin modern.
 
Oleh karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong penggunaan alsintan. Salah satunya di Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Dalam kesempatan ini, Mentan SYL bersama Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menyerahkan bantuan alsintan kepada sejumlah kelompok tani di Luwu Utara.

"Alsintan sejalan dengan tujuan pembangunan pertanian nasional yakni menyediakan pangan untuk seluruh rakyat, meningkatkan kesejahteraan petani dan menggenjot ekspor," kata Mentan Syahrul melalui siaran pers, Selasa (27/7/2021).

Di kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil menambahkan, penggunaan alsintan terbukti menghemat biaya produksi petani berkisar 40 hingga 60 persen.

"Penggunaan alsintan mampu menekan biaya produksi petani. Di sisi lain, alsintan meningkatkan produktivitas pertanian," kata Ali Jamil.
 
Alsintan pun berkaitan erat dengan produktivitas dan ketahanan pangan. Untuk itu, Ali meminta petani bisa memaksimalkan bantuan alsintan guna membantu proses budidaya, sehingga dapat meningkatkan produksi dan produktivitas hasil pertanian.
 
"Dengan alsintan, budidaya pertanian akan berkembang baik. Proses penggarapan lahan dan panen raya juga akan semakin cepat," ujarnya.
 
Ditambahkan, Kementan berupaya mendorong modernisasi pertanian melalui penerapan mekanisasi dengan alsintan di tingkat petani.
 
"Kementerian Pertanian siap menghadapi era industri 4.0 dengan mekanisasi pertanian, dengan memaksimalkan penggunaan alsintan dalam proses budidaya. Dengan mekanisasi pertanian, kita harapkan produktivitas bisa semakin meningkat dan kesejahteraan petani terjamin," katanya.
 
Penggunaan alsintan menjadi penting karena mampu menekan potensi kerugian. "Jika losess (kerugian) bisa ditekan, otomatis produktivitas bisa kita tingkatkan," ucapnya.
 
Sementara itu, Direktur Alat dan Mesin Pertanian Ditjen PSP Kementan, Andi Nur Alamsyah menyebutkan, alsintan juga bisa mendukung percepatan tanam dan panen.
 
"Dampaknya adalah peningkatan indeks pertanaman. Dengan demikian, pendapatan dan kesejahteraan petani pun kita harap bisa bertambah," kata Andi.