ANALIS MARKET (09/6/2021) : IHSG Diperkirakan Cenderung Bergerak Tertekan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (8/6/2021), IHSG ditutup melemah 70,56 poin (-1,16%) ke level 5.999,36.

IHSG pada perdagangan kemarin mengalami tekanan seiring dengan turunnya cadangan devisa Indonesia menjadi US$136,39 miliar (Mei-21), sebelumnya US$138,79 miliar (Apr-21).

Turunnya cadangan devisa Indonesia memberikan kekhawatiran kepada pelaku pasar untuk beberapa bulan kedepan, pasalnya masih ada potensi tekanan lanjutan jika suku bunga AS dinaikan akibat tren kenaikan inflasi AS.

Sementara itu, Wall Street diperdagangan tadi malam (08/6), ditutup variatif seiring sikap wait & see pelaku pasar menantikan rilis data inflasi AS (Mei21) yang diperkirakan sebesar 4,7% secara tahunan.

Di sisi lain, angka pengangguran AS membaik menjadi 5,8% (Mei-21), sebelumnya 6,1% (Apr-21).

DJIA (-0,09%), S&P 500 (+0,02%), dan Nasdaq (+0,31%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung bergerak tertekan. Pada perdagangan hari ini pelaku pasar akan menantikan rilis data Laporan Survei Konsumen Indonesia (Mei-21),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Rabu (09/6/2021).