Pengadilan Singapura Kabulkan Moratorium, Kelangsungan PBRX Terjaga

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Pengadilan Tinggi Singapura mengabulkan permohonan moratorium perlindungan perusahaan yang diajukan oleh PT Pan Brothers Tbk (IDX: PBRX).

Keputusan itu memberikan kepastian kelangsungan usaha bagi emiten pakaian jadi itu.

Berdasarkan keterangan resmi PBRX kepada media, Selasa (8/6/2021), bahwa moratorium itu berlaku hingga 1 Juli 2021.

Dalam putusan Pengadilan Tinggi Singapura juga tidak ada keputusan pembubaran PBRX atau anak usaha, tidak ada tim kurator yang ditunjuk atas properti atau usaha perseroan.

Di samping itu, putusan itu juga  tidak ada permulaan, kelanjutan atau pengadaan eksekusi, tekanan atau proses hukum lainnya terhadap properti Pan Brothers dan/atau masing-masing Anak Perusahaan kecuali dengan izin Pengadilan dan tunduk pada persyaratan yang ditetapkan oleh Pengadilan.

Selain itu, perseroan menyebut tidak ada langkah-langkah yang akan diambil untuk menegakkan jaminan atas properti, atau untuk mengambil kembali barang-barang yang dipegang berdasarkan perjanjian sewa barang, sewa beli perjanjian atau perjanjian retensi hak, kecuali dengan izin Pengadilan dan tunduk pada syarat-syarat yang ditetapkan oleh Pengadilan.

Bahkan, Pengadilan menegaskan penegakan hak masuk kembali atau perampasan di bawah sewa apa pun sehubungan dengan setiap tempat yang ditempati oleh perseroan.

Juga disebutkan, putusan ini berlaku untuk orang yang berada dalam lingkup hukum Singapura.

Sebelumnya, PBRX mengusulkan perubahan skema atau scheme of arrangement antara perseroan dan kreditur mereka di Singapura.

Untuk itu, permohonan moratorium yang diminta berlaku untuk setiap orang di Singapura atau di dalam yurisdiksi Pengadilan.