Karyawan Apple Tentang Keharusan Bekerja di Kantor

foto: istimewa

Pasardana.id - Karyawan perusahaan teknologi Amerika Serikat Apple Inc pada Senin (7/6/2021) telah meluncurkan kampanye yang menentang aturan baru keharusan bekera di kantor.

Seperti dilansir BBC News, kampanye tersebut sebagai bentuk respon terhadap memo bos Apple Tim Cook pekan lalu yang mengungkap keharusan para karyawan perusahaan dengan logo buah apel tergigit tersebut untuk bekerja setidaknya tiga hari per pekan mulai September mendatang.

Para karyawan menginginkan fleksibilitas dalam bekerja, beberapa telah memutuskan untuk mengundurkan diri setelah mengetahui rencana keharusan bekerja di kantor.

“Perusahaan terlihat ingin memaksakan kehendak tanpa peduli dengan apa yang diinginkan karyawan,” jelas karyawan Apple dalam surat internal yang dikutip situs The Verge.

Menurut surat itu lebih lanjut, karyawan Apple menginginkan adanya opsi untuk tidak harus bekerja di kantor dan dilakukannya survei sebelum perusahaan melakukan perubahan aturan yang drastis.

Berbeda dengan Apple, perusahaan teknologi AS lainnya memilih untuk menahan melakukan perubahan dari norma Work from Home (WFH) yang berlangsung selama pandemi virus Corona (COVID-19) berlangsung.

Facebook menyatakan bahwa bekerja secara remote adalah cara bekerja di masa depan dan belum memiliki rencana untuk kembali mengharuskan karyawan bekerja di kantor. Sedangkan Twitter sejak tahun lalu telah membebaskan lokasi kerja para karyawan, kecuali bagi karyawan yang memang dibutuhkan untuk bekerja di kantor.