Laba PNLF Turun 5,8 Persen Pada Tahun 2020

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Panin Financial Tbk (IDX: PNLF) mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,859 triliun pada tahun 2020, atau menyusut 5,8 persen dibandingkan tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp1,975 triliun.

Akibatnya, laba per saham dasar turun menjadi Rp58,08, dibandingkan tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp61,69.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan tahun 2020 telah audit emiten jasa keuangan grup Panin ini pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (3/6/2021).

Jelasnya, pendapatan bersih turun 34,03 persen menjadi Rp2,981 triliun. Hal itu ditopang oleh pendapatan premi sebesar Rp2,356 triliun dan hasil investasi sebesar Rp661,02 miliar. Tapi beban klaim dan manfaat turun 39,79 persen menjadi Rp2,369 triliun 

Akibatnya, laba sebelum beban pajak tercatat sebesar Rp2,042 triliun, atau menyusut 5,02 persen dibandingkan tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp2,15 triliun.

Sementara itu, aset tumbuh 6,95 persen menjadi Rp32,381 triliun. Hal itu dipicu adanya peningkatan sebesar 8 persen atas pos ekuitas menjadi Rp27,84 triliun.

Patut diperhatikan, kas bersih dari hasil operasi tercatat sebesar Rp51,091 miliar, atau membaik dibandingkan tahun 2019, yang mencatatkan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi sebesar Rp250,16 miliar.