Laba SMMA Turun 20 Persen Pada Kuartal I 2021

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Sinar Mas Multiartha Tbk (IDX: SMMA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp283,24 miliar dalam tiga bulan pertama tahun 2021, atau turun 20,39 persen dibandingkan kuartal I 2020 yang tercatat sebesar Rp358,6 miliar.

Akibatnya, laba per saham dasar turun menjadi Rp44. Sedangkan di kuartal I 2020 tercatat senilai Rp56.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan kuartal I 2021 tanpa audit emiten jasa keuangan grup Sinarmas itu pada laman Bursa Efek Indonesia(BEI), Rabu(23/6/2021).

Padahal, pendapatan naik 36,25 persen menjadi Rp10,912 triliun. Rincinya, pendapatan penjaminan asuransi tumbuh 22,03 persen menjadi Rp7,42 triliun. Tapi pendapatan bunga dan bagi hasil menyusut 2,1 persen menjadi Rp1,388 triliun.

Pendapatan SMMA kuartal 1 2021 ditambah dengan keuntungan penjualan investasi jangka pendek senilai Rp755,9 miliar dan keuntungan atas kenaikan nilai wajar yang belum dijual senilai Rp651 miliar. Sementara dua pos itu pada kuartal I 2020 tercatat nihil.

Namun beban perseroan tercatat membengkak 37,66 persen menjadi Rp10,608 triliun. Pasalnya, beban penjaminan asuransi melonjak 242 persen menjadi Rp8,979 triliun. Akibatnya laba sebelum pajak turun 20,2 persen menjadi Rp304,3 miliar.

Sementara itu, aset tumbuh 12,03 persen menjadi Rp121,9 triliun. Hal itu dorong adanya pertumbuhan dana pemegang polis sebesar 13,33 persen menjadi Rp34,5 triliun dan premi belum dicatatkan sebagai pendapatan pihak ketiga yang naik 96,96 persen menjadi Rp6,56 triliun. Selain itu simpanan dari bank berelasi naik 97,61 persen menjadi Rp8,3 triliun.  

Patut diketahui, kas bersih dari aktivitas operasi tercatat melonjak 72,41 persen menjadi Rp5,096 triliun.