Indeks Kospi Naik 0,71 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 23,09 poin, atau sekitar 0,71 persen, pada Selasa (22/6/2021), menjadi 3.263,88.

Volume perdagangan moderat mencapai 1,6 miliar saham senilai 15,2 triliun won atau sekitar US$13,4 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 582 berbanding 270.

Angka indeks bergerak naik setelah kekhawatiran tapering melemah dipicu pernyataan Presiden Federal Reserve New York John Williams bahwa lonjakan inflasi saat ini hanya bersifat sementara.

“Pernyataan Williams meredakan kekhawatiran para investor sehingga aksi beli di pasar modal kembali terjadi,” jelas Choi Yoo-Joon, analis Shinhan Financial, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing meraup saham senilai 319 miliar won, sedangkan investor ritel dan institusi masing-masing melepas saham senilai 338 miliar won dan 8 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics naik 0,13 persen, sedangkan saham SK Hynix tidak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya. Saham perusahaan operator portal internet Naver dan perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics masing-masing merosot 1,51 persen dan 0,94 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor melambung 3,43 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem melonak 2,43 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 2,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.131,9 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,4 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia melonjak 106,90 poin, atau sekitar 1,48 persen, menjadi 7.342,20. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia, Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Filipina menguat, sedangkan Bursa Singapura menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 28,23 poin, atau sekitar 0,80 persen, menjadi 3.557,41. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 179,24 poin, atau sekitar 0,63 persen, menjadi 28.309,76.