Indeks Kospi Naik 0,09 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 2,97 poin, atau sekitar 0,09 persen, pada Jumat (18/6/2021), menjadi 3.267,93.

Volume perdagangan moderat mencapai 1,6 miliar saham senilai 17,1 triliun won atau sekitar US$15,1 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 464 berbanding 382.

Angka indeks sempat melemah di awal perdagangan dipicu pernyataan pejabat Federal Reserve Amerika Serikat yang mengindikasikan peningkatan suku bunga akan mulai terjadi pada 2023 mendatang.

Indeks Kospi kemudian mengalami rebound karena para investor meyakini peningkatan perolehan laba para emiten seiring membaiknya kondisi perekonomian.

“Ekspektasi normalisasi ekonomi mendongkrak angka indeks. Investor ritel melakukan pembelian saham dipicu ekspektasi peningkatan perolehan laba para emiten di kuartal kedua,” jelas Park Sang-Hyun, analis HI Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 823 miliar won dan 884 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 884 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,49 persen dan 1,58 persen. Saham perusahaan manufaktur baterai lithium Samsung SDI sebaliknya melambung 3,69 persen.

Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing melonjak 2,18 persen dan 4,73 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics naik 0,36 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor turun 0,63 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem merosot 1,56 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 1,9 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.132,3 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi tekanan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,01 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 9,90 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 7.368,90. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Singapura, Indonesia, Thailand, dan Filipina melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 0,51 poin menjadi 3.525,10. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 242,68 poin, atau sekitar 0,85 persen, menjadi 28.801,27.