Pernyataan Yellen Picu Sentimen Negatif di Wall Street

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street diliputi sentimen negatif pada Selasa (4/5/2021) dipicu pernyataan Menteri Keuangan, Janet Yellen.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 19,8 poin menjadi 34.133,03. Indeks S&P 500 turun 28 poin, atau sekitar 0,67 persen, menjadi 4.164,66. Indeks komposit Nasdaq anjlok 261,615 poin, atau sekitar 1,88 persen, menjadi 13.633,50.

Dalam sebuah pertemuan virtual, Yellen mengungkap kemungkinan peningkatan suku bunga oleh bank sentral AS.

“Peningkatan suku bunga membantu memastikan perekonomian kita tidak mengalami overheat, meski belanja tambahan relatif kecil bila dibandingkan dengan perekonomian secara keseluruhan,” ungkapnya.

Saham sektor teknologi terpuruk dipicu rencana peningkatan suku bunga, dengan saham Microsoft dan Amazon masing-masing anjlok 1,62 persen dan 2,20 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Juni 2021 turun 0,4 persen menjadi US$1.785,50 per ons. Indeks dolar AS naik 0,37 persen menjadi 91,29.

Bursa saham Eropa melemah pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa merosot 1,4 persen, dipicu anjloknya saham sektor teknologi akibat aksi ambil untung yang dilakukan para investor.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 46,64, atau sekitar 0,67 persen, menjadi 6.923,17. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, terjun 379,99 poin, atau sekitar 2,49 persen, menjadi 14.856,48.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melorot 63,30 poin, atau sekitar 0,71 persen, menjadi 8.830,40. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, merosot 56,15 poin, atau sekitar 0,89 persen, menjadi 6.251,75.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,3 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3863 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,06 persen menjadi 1,1537 euro per pound.