ANALIS MARKET (04/5/2021) : IHSG Diperkirakan Cenderung Tertekan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (3/5/2021), IHSG ditutup melemah 43,02 poin (-0,72%) ke level 5.952,59.

IHSG melemah seiring sikap wait and see pelaku pasar mencermati perkembangan pandemi Covid-19 diberbagai negara yang mengkhawatirkan.

Di saat yang sama, nilai tukar rupiah melemah 0,1% terhadap dollar AS menjadi Rp14.467 (JISDOR).

Kemarin (03/5), BPS merilis data Inflasi Indonesia (Apr-21) tercatat sebesar 0,13% mtm lebih tinggi dibanding 0,08% mtm (Mar-21).

Sementara itu, Wall Street diperdagangan tadi malam (03/5), ditutup variatif seiring tanda-tanda pemulihan ekonomi yang cukup kuat memicu permintaan lebih lanjut untuk saham.

Di saat yang sama, pelonggaran pengetatan aktivitas masyarakat terkait dengan peluncuran vaksinasi covid-19 telah membantu memicu peningkatan tajam dalam pengeluaran swasta dan klaim pengangguran baru terendah dalam satu tahun.

Sementara itu, saham-saham teknologi besar dilakukan take profit oleh pelaku pasar.

DJIA (+0,70%), S&P 500 (+0,27%), dan Nasdaq (- 0,48%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung tertekan seiring sikap wait and see pelaku pasar menantikan rilis data PDB Indonesia (Q1-21) pada Rabu pekan ini,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Selasa (04/5/2021).