Untung Penilaian Ulang Aset, SNLK Raih Laba Rp16,2 Miliar Pada Tahun 2020

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Sunter Lakeside Tbk (IDX: SNLK) meraih laba tahun berjalan sebesar Rp16,297 miliar sepanjang tahun 2020, atau membaik dibandingkan tahun 2019 yang mencatatkan rugi tahun berjalan sebesar Rp1,245 miliar.

Sehingga laba per saham dasar tercatat Rp54, sedangkan tahun 2019 tercatat rugi per saham dasar Rp207.510.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan tahun 2020 telah audit emiten perhotelan ini pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (27/5/2021).

Padahal, pendapatan sepanjang tahun 2020 menyusut 57,14 persen menjadi Rp18,838 miliar. Rincinya, pendapatan dari penyewaan kamar hotel turun 50,2 persen menjadi Rp11,577 miliar. Bahkan pendapatan makanan dan minuman turun 61,49 persen menjadi hanya Rp6,7 miliar.

Namun beban pendapatan juga menyusut 56,98 persen menjadi Rp4,087 miliar. Sehingga laba kotor anjlok 57,57 persen menjadi Rp14,75 miliar.

Menariknya, perseroan membukukan keuntungan atas penghitungan ulang nilai properti investasi senilai Rp38,776 miliar. Adapun pos ini pada tahun 2019 tercantum nol.

Sedangkan pada sisi ekuitas, terbilang Rp142,22 miliar, atau tumbuh 16,39 persen dibandingkan tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp122,37 miliar. Sedangkan kewajiban melonjak 816,6 persen menjadi Rp55,746 miliar.  

Hasilnya, aset terkumpulkan tercatat sebesar Rp197,96 miliar, atau naik 52,71 persen dibandingkan tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp129,3 miliar.

Sayangnya, arus kas yang digunakan untuk aktivitas operasi mencapai Rp9,58 miliar, atau memburuk dibandingkan tahun 2019 yang mencatatkan arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp4,88 miliar.