Beban Turun, BAJA Raih Laba Rp42,92 Miliar Pada Kuartal I 2021

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Saranacentral Bajatama Tbk (IDX: BAJA) meraih laba bersih sebesar Rp42,927 miliar dalam tiga bulan pertama tahun 2021, atau membaik dibanding kuartal I 2020 yang merugi sebesar Rp99,38 miliar.

Sehingga, laba per saham dasar terbilang Rp23,85, dibandingkan dengan akhir Maret 2020 yang mencatatkan rugi per saham dasar Rp55,21.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan kuartal I 2021 tanpa audit emiten baja milik keluarga Susanto ini pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (17/5/2021).

Jelasnya, pendapatan usaha terbilang Rp376,48 miliar, atau tumbuh 8,04 persen dibandingkan kuartal I 2020 yang tercatat sebesar Rp348,68 miliar.

Rincinya, penjualan produk Saranalum naik 51,33 persen menjadi Rp339,38 miliar. Tapi penjualan produk galvanis anjlok 80,83 persen menjadi Rp23,003 miliar.

Namun, beban pokok penjualan menyusut 10,32 persen menjadi Rp304,5 miliar. Sehingga laba kotor tercatat Rp71,97 miliar, atau melonjak 688,88 persen dibandingkan kuartal I 2020 yang tercatat sebesar Rp9,66 miliar.

Adapun pada sisi ekuitas terbilang Rp170,96 miliar, atau naik 33,85 persen dibandingkan akhir tahun 2020 yang tercatat sebesar Rp127,83 miliar. Sedangkan kewajiban susut 0,9 persen menjadi Rp626,85 miliar.

Hasilnya, aset terkumpulkan tercatat sebesar Rp796,96 miliar, atau tumbuh 4,7 persen dibandingkan akhir tahun 2020 yang tercatat sebesar Rp760,42 miliar.

Patut diperhatikan, kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi tercatat sebesar Rp3,71 miliar, atau turun 91,17 persen dibandingkan akhir Maret 2020 yang tercatat sebesar Rp34,084 miliar.