ANALIS MARKET (10/5/2021) : IHSG Diperkirakan Cenderung Tertekan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan akhir pekan lalu (07/5/2021), IHSG ditutup melemah 41,93 poin (-0,70%) ke level 5.928,31.

IHSG melanjutkan pelemahan seiring terjadinya tekanan jual pelaku pasar menjelang libur lebaran.

Di saat yang sama, pelarangan mudik lebaran diperkirakan menekan perputaran ekonomi pada Q2-21.

Akhir pekan lalu, rilis Cadangan Devisa Indonesia (Apr-21) meningkat 1,24% menjadi US$138,8 miliar, sebelumnya sebesar US$137,1 miliar (Mar-21).

Sementara itu, Wall Street diperdagangan akhir pekan lalu (07/5) ditutup menguat disebabkan laporan penggajian AS yang mengecewakan sehingga meredakan kekhawatiran tentang pengetatan kebijakan moneter The Fed.

Nonfarm payrolls hanya meningkat 266 ribu, jauh di bawah perkiraan yang hampir satu juta, sementara tingkat pengangguran naik menjadi 6,1%.

Laporan tersebut menimbulkan kekhawatiran pemulihan pekerjaan yang lebih lambat dari perkiraan dan mendorong pelaku pasar membeli saham-saham teknologi.

DJIA (+0,66%), S&P 500 (+0,74%), dan Nasdaq (+0,88%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung tertekan. Pelaku pasar hari ini akan mencermati rilis data Laporan Survei Konsumen Indonesia (Apr-21),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Senin (10/5/2021).