ANALIS MARKET (08/4/2021) : IHSG Berpotensi Kembali Menguat

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Reliance Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (07/4), IHSG ditutup naik 33.85 poin (+0.56%) ke level 6036.62 dengan saham-saham di sektor Perdagangan (+1.06%) dan Infrastruktur (+0.80%) menjadi pemimpin penguatan. IHSG sempat bergerak terkonsolidasi mengiringi pergerakan yang mixed pada indeks acuan di Asia. Investor kembali optimis dengan setelah alami kekhawatiran akibat penurunan cadangan devisa Indonesia yang dirilis dibawah ekspektasi sebesar $137.1 Miliar dari ekspektasi $139 Miliar dan pemistis dari pemangkasan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 4.8% menjadi 4.3% oleh IMF. Saham ANTM, EMTK dan ISAT menjadi leader penguatan IHSG. Kerjasama EV Batterty, Privat Placement EMTK hingga potensi dana segar akibat penjualan menara Indosat menjadi faktor utama.

Sedangkan dari Bursa Asia menutup perdagangan dengan bervariasi. Pelemahan terjadi pada indeks HangSeng (-0.91%) dan CSI300 (-0.71%) dan Penguatan pada indeks Nikkei (+0.12%) dan TOPIX (+0.67%) naik. Investor menanti detail dari pertemuan terbaru the Fed.

Di sisi lain, Bursa Eropa mayoritas ditutup di zona merah. Indeks Eurostoxx (-0.34%) dan CAC40 (-0.01%) dan DAX (-0.24%) turun. Ketidakpastian akan pembukaan kembali ekonomi di Eropa dan kekhawtiran penyebaran covid-19 varian baru yang meluas menjadi trigger negatif.

Selanjutnya, investor menanti pertemuan IMF dan Grup Bank Dunia 2021 setelah IMF berencana merevisi pertumbuhan ekonomi global.

Adapun diperdagangan Kamis (08/4) pagi ini, Indeks Nikkei (-0.65%) dan TOPIX (-0.86%) membuka perdagangan bursa Asia dengan melemah meskipun indeks berjangka AS naik setelah Komitment The Fed mengisyaratkan dukungan pada pelongaran kebijakan lanjutan.

Di tempat lain, Menteri Keuangan, Janet Yellen mengungkapkan rincian rencana untuk mengembalikan sekitar $ 2 triliun keuntungan perusahaan ke dalam bersih pajak AS. Itu akan membantu mendanai inisiatif pengeluaran pemerintah, berpotensi mengurangi ketergantungan pada lebih banyak pinjaman yang dapat mendorong suku bunga lebih tinggi.

Di sisi lain, minyak mentah West Texas Intermediate turun 0,6% menjadi $ 59,39 per barel pagi ini setelah alami penguatan diperdagangan sebelumnya.

“Secara sentiment, IHSG berpotensi bergerak terkonsolidasi dan mencoba kembali menguat,” sebut analis Reliance Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (08/4/2021).