GIAA Cicil Denda Sebesar AUD19 Juta Selama Lima Tahun

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Garuda Indonesia Tbk (IDX: GIAA) akan membayar denda atas putusan perkara penetapan harga bahan bakar sebesar AUD19 juta.

Rencananya, denda itu akan dibayar selama lima tahun sejak Desember 2021.

Mengutip keterangan emiten penerbangan BUMN ini pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (20/4/2021) bahwa keputusan pembayaran itu diambil setelah Pengadilan Federal News South Wales Australia mengesahkan perjanjian perdamaian antara perseroan dan badan persaingan usaha Australia atau ACCC (Australian Competition and Consumer).

Dijelaskan, pengesahan itu membuat perseroan menarik materi banding yang diajukan kepada Pengadilan Federal.

Awalnya, perseroan dan maskapai lainnya oleh ACCC dituding telah melakukan penetapan harga bahan bakar. Padahal, awalnya oleh Pengadilan Federal tahun diputus tidak bersalah pada tahun 2014.

Namun, ACCC banding hingga ke Mahkamah Agung Australia dan di tahun 2017, perseroan diputus bersalah.

Dalam putusannya, Mahkamah Agung Australia menetapkan denda biaya perkara yang ditentukan oleh Pengadilan Federal New South Wales Australia.