Eastspring Indonesia Gandeng Standard Chartered Bank Indonesia Pasarkan Reksa Dana Eastspring Syariah Fixed Income USD

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Untuk mendukung perkembangan industri dan berkomitmen untuk memajukan pasar modal Syariah, Eastspring Investments Indonesia (Eastspring Indonesia), sebagai salah satu perusahaan manajer investasi (MI) terbesar di Indonesia yang menyediakan jasa keuangan yang berkualitas dan terpercaya, bekerja sama dengan Standard Chartered Bank Indonesia untuk menawarkan reksa dana baru yang dipasarkan ke masyarakat luas mulai tanggal 20 April 2021, yaitu Reksa Dana Eastspring Syariah Fixed Income USD.

Alan J. Tangkas Darmawan, Presiden Direktur PT Eastspring Investments Indonesia menjelaskan, bahwa penerbitan produk baru yaitu Reksa Dana Syariah Eastspring Syariah Fixed Income USD sejalan dengan komitmen para pelaku industri Reksa Dana yang didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk terus meningkatkan ragam produk investasi berbasis Syariah.

“Peluncuran Reksa Dana ini menjadi reksa dana pertama yang menawarkan produk reksa dana pendapatan tetap yang berbasis Syariah berdenominasi Dolar AS (USD). Reksa dana ini menawarkan akses investasi pada sukuk USD yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia dan korporasi. Seperti diketahui, pemerintah Indonesia menerbitkan sukuk USD setiap tahunnya, sebagai salah satu bagian dari proses pendanaan anggaran. Selain itu, inisiatif sukuk hijau (Green Sukuk) yang relatif baru juga dapat mendorong penerbitan sukuk USD, karena upaya untuk memerangi perubahan iklim mendapatkan sambutan yang baik dari para investor. Kami optimis produk ini akan diminati oleh investor mengingat masih sangat terbatasnya produk-produk investasi berbasis syariah dengan denominasi USD,” ungkap Alan dalam keterangan pers, Selasa (20/4).

Ditambahkan, Standard Chartered Bank Indonesia merupakan salah satu mitra strategis Eastspring yang menawarkan pilihan ekstensif reksa dana dari Eastspring.

Adapun Reksa Dana Eastspring Syariah Fixed Income USD adalah reksa dana pendapatan tetap yang menempatkan 80%-100% investasinya pada instrumen investasi sukuk dan maksimum 20% ditempatkan di instrumen pasar uang syariah.

Reksa Dana Eastspring Syariah Fixed Income USD akan melakukan investasi sesuai dengan kebijakan investasinya dengan tujuan untuk mendapatkan potensi imbal hasil yang menarik dalam mata uang USD.

Reksa dana ini sesuai untuk investor yang memiliki profil risiko moderat dengan jangka waktu (horizon) investasi jangka menengah.

“Memasuki kuartal kedua 2021, kami tetap konsisten menjalankan salah satu strategi kami di tahun ini yaitu terus memperluas pilihan produk yang kami tawarkan kepada nasabah. Kami senang sekali dapat mengukuhkan kemitraan kami dengan Eastspring Indonesia melalui peluncuran Reksa Dana Eastspring Syariah Fixed Income USD. Produk ini tentunya menambah ragam pilihan produk yang dari Eastspring yang kami tawarkan kepada para nasabah Standard Chartered Bank Indonesia, khususnya dalam hal ini produk reksa dana berprinsip Syariah dan yang juga berdenominasi Dolar AS (USD). Selain itu, para nasabah juga dapat berpartisipasi dalam pembiayaan anggaran nasional mulai dari 100 Dolar AS melalui produk ini, serta melakukannya dengan mudah menggunakan fitur Online Mutual Fund di aplikasi SCMobile dan Standard Chartered iBanking,” jelas Andrew Chia, Cluster CEO Indonesia & ASEAN Markets (Australia, Brunei & the Philippines), Standard Chartered, mengomentari penerbitan Reksa Dana Eastspring Syariah Fixed Income USD.

Hingga saat ini, Standard Chartered Bank Indonesia telah memasarkan 6 (Enam) jenis produk reksa dana kelolaan Eastspring Indonesia yaitu Eastspring Syariah Fixed Income USD, Eastspring Syariah Greater China Equity USD, Eastspring Investments Cash Reserve, Eastspring Investments Alpha Navigator, Eastspring Investments Value Discovery, Eastspring Investments IDR High Grade.

“Kami berharap, produk investasi ini dapat diterima dengan baik sehingga menambah kesempatan bagi investor Indonesia untuk mendiversifikasikan portofolionya. Kami tetap berkomitmen untuk melakukan inovasi-inovasi produk untuk memenuhi kebutuhan nasabah dalam mencapai tujuan-tujuan finansialnya,” tandas Alan.