Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Menguat

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Selasa (13/4/2021) dengan indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, berakhir di teritori negatif.

Seperti dilansir AP, indeks Dow Jones turun 68,13 poin, atau sekitar 0,20 persen, menjadi 33.677,27. Indeks S&P 500 meningkat 13,60 poin, atau sekitar 0,33 persen, menjadi 4.141,59. Indeks komposit Nasdaq melonjak 146,10 poin, atau sekitar 1,10 persen, menjadi 13.996,10.

Indeks Dow Jones mengalami penurunan seiring melemahnya saham perbankan seiring merosotnya imbal hasil obligasi AS. Selain itu juga terpengaruh anjloknya saham Johnson & Johnson sebesar 1,3 persen setelah pihak regulator AS merekomendasikan penghentian sementara penggunaan vaksin virus Corona (COVID-19) satu dosis produksi perusahaan.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Juni 2021 naik 0,9 persen menjadi US$1.747,60 per ons. Indeks dolar AS turun 0,34 persen menjadi 91,83.

Bursa saham Eropa menguat pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,1 persen, dipicu peningkatan tajam ekspor Tiongkok pada Maret.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 1,37 poin menjadi 6.890,49. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 19,36 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 15.234,36.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 7,50 poin menjadi 8.525,10. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menanjak 22,42 poin, atau sekitar 0,36 persen, menjadi 6.184,10.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,1 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3692 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1511 euro per pound.