Dapat Manfaat Pajak, VRNA Catat Laba Rp2,9 Miliar Pada Tahun 2020

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Verena Multi Finance Tbk (IDX: VRNA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,995 miliar pada akhir tahun 2020, atau naik 69,11 persen dibanding akhir tahun 2019, yang mencatat laba bersih sebesar Rp1,771 miliar.

Sehingga, laba per saham dasar naik menjadi Rp0,53, sedangkan di akhir tahun 2019, tercatat sebesar Rp0,32.

Data itu berdasarkan laporan keuangan telah audit emiten pembiayaan itu, pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/3/2021).

Padahal, total pendapatan usaha sepanjang tahun 2020 tercatat sebesar Rp309,73 miliar, atau turun 7,2 persen dibanding tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp333,007 miliar.

Tapi, beban perseroan tercatat sebesar Rp311,3 miliar atau turun 5,47 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp329,19 miliar. Sehingga perseroan membukukan rugi sebelum pajak sebesar Rp1,57 miliar.

Hanya saja, di tahun 2020, perseroan mendapat manfaat pajak sebesar Rp4,56 miliar. Sedangkan di tahun 2019 membukukan beban pajak senilai Rp2,038 miliar.

Sedangkan pada sisi ekuitas tercatat sebesar Rp631,89 miliar, atau turun 5,53 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp668,59 miliar.

Adapun total kewajiban tercatat sebesar Rp2,048 triliun, atau tumbuh 0,101 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp1,984 triliun.

Hasilnya, aset perseroan tercatat sebesar Rp2,679 triliun, atau tumbuh 0,1 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tecatat sebesar Rp2,625 triliun.

Patut diperhatikan, arus kas diperoleh dari aktivitas operasi tercatat sebesar minus Rp8,26 miliar, atau memburuk dibanding akhir tahun 2020, yang tercatat sebesar Rp216,3 miliar.