Saham Teknologi Rebound, Wall Street Menguat

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Jumat (5/3/2021) seiring rebound yang dialami saham sektor teknologi.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, naik 572,16 poin, atau sekitar 1,85 persen, menjadi 31.496,30. Indeks S&P 500 meningkat 73,47 poin, atau sekitar 1,95 persen, menjadi 3.841,94. Indeks komposit Nasdaq menanjak 196,68 poin, atau sekitar 1,55 persen, menjadi 12.920,15.

Dalam sepekan terakhir, indeks Dow Jones dan S&P 500 masing-masing menguat 1,8 persen dan 0,8 persen, sedangkan indeks komposit Nasdaq melemah 2,1 persen.

Saham Microsoft melambung 2,15 persen, memimpin penguatan indeks S&P 500. Saham Alphabet, Apple, dan Oracle masing-masing juga mengalami peningkatan yang signifikan.

Perhatian para investor selanjutnya akan berfokus terhadap paket stimulus senilai US$1,9 triliun yang memasuki tahap pembahasan di senat AS.

Departemen Tenaga Kerja AS pada Jumat merilis laporan yang menyebutkan bahwa angka nonfarm payroll meningkat 379.000 bulan lalu, melampaui perkiraaan peningkatan hanya 182.000.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman April 2021 turun 0,6 persen menjadi US$1.691,20 per ons. Indeks dolar AS naik 0,39 persen menjadi 91,99.

Bursa saham Eropa melemah pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,8 persen, seiring merosotnya saham sektor keuangan dan perjalanan.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 20,36 poin, atau sekitar 0,31 persen, menjadi 6.630,52. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 135,65 poin, atau sekitar 0,97 persen, menjadi 13.920,69.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melorot 67,20 poin, atau sekitar 0,80 persen, menjadi 8.286,80. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, berakhir merosot 48 poin, atau sekitar 0,82 persen, menjadi 5.782,65.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,6 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3810 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,1 persen menjadi 1,1596 euro per pound.