Demi Pemulihan Ekonomi, Menko Luhut Minta Para Menteri Bekerjasama Secara Terintegrasi

Foto : istimewa

Pasardana.id - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan untuk melakukan pemulihan ekonomi pariwisata dan kreatif diperlukan kerjasama yang saling terintegrasi.

Dia juga meminta kepada para menteri untuk membuang jauh-jauh ego sektoralnya.

"Saya mau garisbawahi di sini, bahwa ekonomi kreatif di pariwisata dan UMKM di tempat Pak Teten harus betul-betul sejalan dan seiring," tutur Luhut dalam Pembukaan Karya Kreatif Indonesia (KKI) Sesi I bertema Eksotisme Lombok secara virtual, Jakarta, Rabu (3/3/2021).

"Tetapkah kita semua bekerja sama, kesampingkan ego sektoral, jangan merasa ini hanya bagiannya. Ini bagian kita ramai-ramai. Kita harus gotong royong untuk mencapai sebuah hasil yang optimal," sambungnya.

Luhut juga meminta tidak ada pihak yang saling mendahului. Sebab, upaya pemulihan ekonomi bidang ini harus dilakukan dengan cara saling mengisi satu sama lain.

"Tidak boleh satu mendahului yang lain karena menurut hemat saya ini harus saling mengisi," kata dia.

Saat ini, pemerintah sedang bekerja keras untuk memulihkan pariwisata dan ekonomi kreatif dengan melakukan gerakan dari daerah ke daerah.

Pada Januari, pemerintah mengangkat produk-produk dari Bali. Lalu Februari mengangkat produk-produk dari Danau Toba, Sumatra Utara dan Maret ini mengangkat produk-produk dari Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Saya berharap dengan gerakan yang dilakukan dari daerah ke daerah ini dapat memotivasi UMKM agar berlomba menjadi produk terbaik dengan nilai transaksi yang terus meningkat," tuturnya.

Luhut pun berpesan kepada gubernur, bupati, dan wali kota sebagai perwakilan daerah untuk senantiasa bekerja sama dengan Bank Indonesia dalam mendorong produk-produk UMKM ikut serta dalam ekosistem digital.

"Mari kita semua bekerja keras untuk mendorong UMKM artisan Indonesia yang terdaftar di ekosistem dan transaksinya meningkat. Dengan masuk onboarding ini, saya kira kita akan masuk ke era digitalisasi yang membuat kita lebih efisien, lebih bagus lagi ke depan," pungkasnya