Saham Sektor Teknologi Merosot, Wall Street Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Selasa (30/3/2021) dipicu merosotnya saham sektor teknologi.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 104,41 poin, atau sekitar 0,31 persen, menjadi 33.066,96. Indeks S&P 500 melemah 12,54 poin, atau sekitar 0,32 persen, menjadi 3.958,55. Indeks komposit Nasdaq melorot 14,25 poin, atau sekitar 0,11 persen, menjadi 13.045,39.

Indeks sektor teknologi S&P 500 merosot 1 persen setelah imbal hasil obligasi AS naik ke level tertinggi dalam 14 bulan terakhir.

Pelemahan yang terjadi terbatasi peningkatan saham sektor keuangan, industri, dan kebutuhan konsumen yang terdongkrak optimisme pemulihan ekonomi AS.

Presiden AS Joe Biden pada Rabu (31/3/2021) dijadwalkan akan membeberkan detil tahap awal rancangan anggaran infrastruktur senilai US$4 triliun.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman April 2021 turun 1,7 persen menjadi US$1.686 per ons. Indeks dolar AS naik 0,4 persen menjadi 93,294.

Bursa saham Eropa menguat pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,5 persen, dipicu meningkatnya saham sektor perbankan.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 35,95 poin, atau sekitar 0,53 persen, menjadi 6.772,12. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melonjak 190,89 poin, atau sekitar 1,29 persen, menjadi 15.008,61.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menanjak 103,10 poin, atau sekitar 1,21 persen, menjadi 8.595,20. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menguat 72,53 poin, atau sekitar 1,21 persen, menjadi 6.088,04.

Nilai tukar pound sterling terhadap dolar AS berada di kisaran US$1,37575 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,2 persen menjadi 1,1720 euro per pound.