Pos Indonesia Tegaskan Dukungan Dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional

Foto : istimewa

Pasardana.id - Pemerintah terus melanjutkan anggaran penanganan covid-19 dan program pemulihan ekonomi nasional pada 2021 yang mencapai Rp699,4 triliun.

Program itu mencakup sektor kesehatan dan perlindungan sosial, dukungan UMKM dan pembiayaan perusahaan serta insentf bisnis.

"Pemerintah juga berkomitmen untuk melanjutkan dana penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional," kata Menko Perekonomian, Airlangga Hartanto beberapa dalam laman resmi Kemenko Perekonomian seperti dikutip, Minggu (28/3/2021).

Adapun alokasi dana ini mencakup program bantuan tunai sosial yang akan disalurkan melalui  PT Pos Indonesia.

Karena itu, Dirut PT Pos Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi mengungkapkan komitmennya untuk mendukung kebijakan program pemulihan ekonomi nasional.

Komitmen itu ditunjukkan dengan penawaran jasa menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dan pelayan masyarakat.

"BST ini penting karena merupakan program perlindungan sosial dan pemulihan ekonomi kerakyatan. Kita memastikan 100 persen sampai ke tangan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Tim satgas bekerja keras dalam memonitor penyaluran bantuan," kata Faizal.

Proses pendistribusian bantuan sosial yang panjang tentu menyita sumber daya dan menjadi tantangan tersendiri. Untuk itu, PT Pos Indonesia (Persero) perlu melakukan perencanaan transisi dalam memprioritaskan proses penyaluran BST.

Ia menuturkan, progres penyaluran bantuan sosial tunai pada 2021 di tiga wilayah berjalan sesuai target.

Wilayah pertama (Sumatra dan Jawa Barat) sudah diberikan kepada 7,1 Juta KPM dari alokasi 7,2 penerima dengan total anggaran Rp2,1 triliun.

Wilayah kedua (Kalimantan, Jawa Tengah, NTB, dan NTT) yang menerima sudah mencapai 7,3 juta orang dari 7,5 juta penerima yang dialokasikan dengan nilai anggaran Rp2,2 triliun.

Serta wilayah ketiga (Jawa Timur, Sulawesi, dan Papua) sudah diberikan kepada 4,4 juta KPM dari 4,5 juta penerima yang dialokasikan dengan total anggaran Rp1,3 triliun.

"Progres penyaluran Bantuan Sosial Tunai selama 2021 mencapai 98 persen di seluruh wilayah Indonesia. Target kita hingga April bisa tersalurkan 100 persen," pungkas Faizal.