Optimisme Pulihnya Ekonomi AS Picu Penguatan Wall Street

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Jumat (26/3/2021) dipicu optimisme pemulihan ekonomi Amerika Serikat dari dampak pandemi virus Corona (COVID-19).

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, naik 453,40 poin, atau sekitar 1,39 persen, menjadi 33.072,88. Indeks S&P 500 meningkat 65,02 poin, atau sekitar 1,66 persen, menjadi 3.974,54. Indeks komposit Nasdaq menguat 161,04 poin, atau sekitar 1,24 persen, menjadi 13.138,72.

Indeks S&P 500 dan Dow Jones terdongkrak penguatan saham sektor teknologi, kesehatan, dan finansial yang terpengaruh optimisme pertumbuhan ekonomi AS, dengan pertumbuhan GDP AS 2021 diperkirakan akan mencapai 6,5 persen.

Sembilan dari 11 sektor utama indeks S&P 500 berakhir di teritori positif, dengan indeks sektor layanana komunikasi dan kebutuhan konsumen melemah. Saham sektor energi melonjak dipicu terblokadenya Terusan Suez oleh kapal kontainer raksasa.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman April 2021 naik 0,4 persen menjadi US$1.732,60 per ons. Indeks dolar AS turun 0,013 persen.

Bursa saham Eropa menguat pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,8 persen, dipicu optimisme pemulihan ekonomi AS.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 65,76 poin, atau sekitar 0,99 persen, menjadi 6.740,59. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 127,58 poin, atau sekitar 0,87 persen, menjadi 14.748,94.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melonjak 88,70 poin, atau sekitar 1,05 persen, menjadi 8.498,20. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menguat 36,40 poin, atau sekitar 0,61 persen, menjadi 5.988,81.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,4 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3790 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,2 persen menjadi 1,1691 euro per pound.