ANALIS MARKET (02/3/2021) : Sentimen Eksternal Berpotensi Jadi Katalis Pergerakan Indeks Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, pasar saham global mayoritas bergerak menguat pada perdagangan Senin (1/3).

Dow naik 603,14 poin atau 1,95% menjadi 31.535,51, begitupun S&P 500 dan Nasdaq Composite yang naik masing-masing sebesar 2,38% dan 3,01% menjadi 3.901,82 dan 13.588,83.

Dari Eropa, FTSE tercatat naik 1,62% menjadi 6.588,53 diikuti Stoxx600 yang juga naik 1,84% menjadi 412,44.

Dari Asia, kemarin (1/3), Nikkei mencatat kenaikan sebesar 2,41%.

Adapun nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.255,0. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dibuka turun 1,02% sedangkan Brent naik tipis 0,08%.

Sementara itu, diperdagangan Selasa (2/3) pagi ini, Nikkei 225 dibuka menguat 0,74% sedangkan Kospi naik 2,71%. Adapun indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq menguat masing-masing sebesar 0,08%, 0,09% dan 0,26%

Lebih lanjut analis SAM juga menyebutkan beberapa sentiment yang layak dicermati pelaku pasar diperdagangan hari ini, antara lain; 

1.Xi Jinping dari Tiongkok mengungkap rencana untuk peningkatan teknologi negaranya, sebagai upaya agar tidak terlalu bergantung pada Barat. Xi ingin mengurangi ketergantungan pada komponen penting seperti chip komputer sembari juga meningkatkan teknologi yang muncul dari kendaraan hidrogen hingga bioteknologi. Dorongan untuk memobilisasi triliunan dolar dapat membantu Tiongkok melampaui AS sebagai ekonomi terbesar di dunia dalam dekade ini. Tapi Xi bukan satu-satunya yang berkonsentrasi pada teknologi. Pemerintahan Biden sedang mencari cara untuk menggalang aliansi negara-negara yang berjuang untuk keunggulan dalam fabrikasi semikonduktor, komputasi kuantum dan jaringan generasi berikutnya, dalam upaya untuk melawan Tiongkok dan “tekno-otokrasi” lainnya.

2.Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengeklaim, pemberian insentif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) kendaraan bermotor atau mobil dan insentif pajak pertambahan nilai (PPN) untuk perumahan atau properti akan berkontribusi hingga 1% terhadap pertumbuhan ekonomi pada tahun ini. Pasalnya, insentif ini bakal mendongkrak daya beli masyarakat yang bisa menyokong pemulihan kapasitas penjualan kedua sektor tersebut. 

3.Wakil Ketua Umum Kadin, Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, saat ini sudah terdapat 8.300 perusahaan yang mendaftar untuk melakukan vaksinasi Covid-19 mandiri. Dari jumlah tersebut, ia memperkirakan, ada sekitar 6,7 juta peserta yang akan ikut serta dalam vaksin gotong royong tersebut. 

4.PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) memastikan bursa kripto pertama di Indonesia, Digital Future Exchange (DFX), beroperasi mulai kuartal III-2021. Bursa yang akan memperdagangkan aset kripto, seperti Bitcoin, Doge, dan Litecoin itu merupakan hasil kolaborasi BBJ dengan 11 perusahaan calon pedagang fisik aset kripto yang telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). 

“Beragam kondisi tersebut diatas berpotensi jadi katalis pergerakan indeks hari ini,” sebut analis SAM dalam riset yang dirilis Selasa (02/3/2021).

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.