Beban Bengkak, Laba PPRO Anjlok 64 Persen Pada Tahun 2020

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT PP Properti Tbk (IDX: PPRO) mencatatkan laba bersih sebesar Rp89,048 miliar pada akhir tahun 2020, atau turun 64,25 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp249,681 miliar.

Akibatnya, laba per saham dasar turun menjadi Rp1,51, sedangkan akhir tahun 2019, tercatat sebesar Rp4,24.

Data itu berdasarkan laporan keuangan telah audit emiten properti BUMN ini pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu(17/3/2021).

Padahal, total pendapatan usaha sepanjang tahun 2020 tercatat sebesar Rp2,075 triliun, atau naik 27,77 persen dibanding tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp1,624 triliun.

Tapi, beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp1,747 triliun atau naik 47,67 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp1,183 triliun. Sehingga laba kotor turun 25,85 persen menjadi Rp327,648 miliar.

Sedangkan pada sisi ekuitas tercatat sebesar Rp4,544 triliun, atau turun 0,508  persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp 4,521 triliun.

Adapun total kewajiban tercatat sebesar Rp14,044 triliun, atau tumbuh 4,14 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp13,485 triliun.

Hasilnya, aset perseroan tercatat sebesar Rp18,588 triliun, atau tumbuh 3,23 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tecatat sebesar Rp18,006 triliun.

Patut diperhatikan, arus kas diperoleh dari aktivitas operasi tercatat minus Rp486,489 miliar, atau membengkak dibanding akhir tahun 2020, yang tercatat minus Rp199,672 miliar.