Surya Cipta Inti Tukar Utang Rp791 Miliar Jadi 7,19 Miliar SRAJ

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (IDX: SRAJ) menetapkan harga pelaksanaan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue III sebesar Rp110 per lembar saham.

Melansir prospektus emiten rumah sakit itu pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (10/3/2021) disebutkan bahwa perseroan melepas sebanyak-banyaknya 12.000.705.445 Saham Biasa atau sebesar 50 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Sehingga nilai right issue ini sebanyak-banyaknya sebesar Rp1.320.077.598.950.

Jelasnya, setiap pemegang satu saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 26 April 2021 pukul 16.00 WIB berhak atas satu HMETD.

Selanjutnya, satu HMETD dapat ditebus menjadi saham dengan harga pelaksanaan dan diperdagangkan mulai 28 April hingga 5 Mei 2021.

Sementara itu, PT Surya Cipta Inti Cemerlang, sebagai pemilik 7.199.214.743 saham yang mewakili 59,99 persen saham perseroan, telah menyatakan akan melaksanakan HMETD-nya sebesar 7.199.214.743 saham atau sebesar Rp791.913.621.730.

Namun, pelaksanaan right issue oleh Surya Cipta Inti Cemerlang seluruhnya dalam bentuk Hak Tagih.

Sesuai dengan laporan keuangan Perseroan pada periode tanggal 30 September 2020 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono, SCIC mempunyai Hak Tagih sebesar Rp1.112.345.367.640.

Patut diketahui, jika pemegang saham perseroan menyerap HMETD selain hak tagih tadi, maka perseroan akan menggunakan dana right issue untuk modal kerja sebesar 30 persen dan 70 persen untuk setoran kepada tiga anak usaha.