SIDO Catat Pertumbuhan Laba 15,6 Persen Tahun 2020

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (IDX: SIDO) mencatatkan laba bersih sebesar Rp934,016 miliar pada akhir tahun 2020, atau tumbuh 15,64 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp807,689 miliar.

Sehingga, laba per saham dasar naik menjadi Rp31,38 dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp27,13.

Data itu berdasarkan laporan keuangan telah audit emiten jamu pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (08/2/2021).

Jelasnya, penjualan bersih sepanjang tahun 2020 tercatat sebesar Rp3,335 triliun atau tumbuh 8,73 persen dibanding tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp3, 067 triliun.

Sedangkan beban pokok penjualan tercatat sebesar Rp1,496 triliun, atau tumbuh 7,93 persen dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp1,386 triliun.

Hasilnya, laba kotor perseroan tercatat sebesar Rp1,838 triliun atau naik 9,4 persen dibanding akhir tahun 2019.

Sementara itu, ekuitas perseroan tercatat sebesar Rp3,221 triliun, atau tumbuh 5,12 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp3,064 triliun.

Adapun kewajiban perseroan tercatat sebesar Rp627,77 miliar, atau naik 35,04 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp464,85 miliar.

Selain itu, pada sisi aset tercatat sebesar Rp3,849 triliun, atau tumbuh 9,06 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tecatat sebesar Rp3,529 triliun.

Patut dicatat, arus kas bersih dari aktivitas operasi tercatat sebesar Rp1,035 triliun, atau naik 23,8 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp836,91 miliar.