UNVR Alami Penurunan Laba 3,09 Persen Pada Tahun 2020

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Unilever Indonesia Tbk (IDX: UNVR) mencatatkan laba bersih sebesar Rp7,163 triliun pada akhir tahun 2020, atau turun 3,09 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp7,392 triliun.

Akibatnya, laba per saham dasar turun menjadi Rp188 dibanding akhir tahun 2019, yang  tercatat sebesar Rp194.

Hal itu berdasarkan laporan keuangan telah audit emiten perawatan tubuh itu pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (04/2/2021).

Padahal, penjualan bersih sepanjang tahun 2020 tercatat sebesar Rp42,972 triliun atau tumbuh 0,11 persen dibanding tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp42,922 triliun.

Namun harga pokok penjualan tercatat sebesar Rp20,515 triliun atau turun 1,8 persen dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp20,893 triliun.

Sehingga laba bruto tercatat sebesar Rp22,456 triliun atau naik 1,94 persen dibanding akhir tahun 2019.

Sayangnya, beban usaha tumbuh 9,21 persen menjadi Rp13,005 triliun dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp11,908 triliun.

Akibatnya, laba usaha turun 6,61 persen menjadi Rp9,451 triliun dibanding akhir 2019, yang tercatat sebesar Rp10,12 triiliun.

Sementara itu, ekuitas tercatat sebesar Rp4,937 triliun atau turun 6,51 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp5,281 triliun.

Adapun kewajiban perseroan tercatat sebesar Rp15,597 triliun atau tumbuh 1,49 persen dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp15,367 triliun.

Sedangkan pada sisi aset tercatat sebesar Rp20,534 triliun atau turun 0,55 persen dibanding akhir tahun 2019 yang tecatat sebesar Rp20,649 triliun.

Patut dicatat, arus kas bersih dari aktivitas operasi tercatat sebesar Rp8,363 triliun atau turun 3,52 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp8,669 triliun.