Pandemi Covid-19 Masih Berlangsung, Matahari Store Kembali Tutup 6 Gerai

Foto : istimewa

Pasardana.id - PT Matahari Department Store Tbk (IDX: LPPF) atau Matahari Store bakal kembali menutup enam gerai di  tahun 2021 karena dampak pandemi Covid-19.

Mengutip dokumen perusahaan di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), enam gerai yang akan ditutup nantinya juga merupakan bagian dari 23 gerai yang masuk dalam radar pengawasan perseroan.

Secara total, Matahari Department Store memiliki 147 gerai hingga akhir 2020, di mana 23 gerai di dalamnya sudah masuk pengawasan ketat.

Artinya, ada 23 gerai yang mulai menunjukkan pelemahan kinerja atau bahkan tidak membukukan profit lagi. Sementara 17 gerai lainnya kini dalam pengawasan ketat.

Alasan penutupan gerai ini tidak lain karena kinerja perseroan yang turun drastis.

Bahkan manajemen LPPF melaporkan sepanjang 2020 penjualan kotor tercatat sebesar Rp 8,59 triliun. Angka ini anjlok 52,3 persen dari penjualan kotor 2019 yang tercatat sebesar Rp 18,03 triliun.

Perusahaan sebelumnya menutup enam gerai pada kuartal IV 2020. Gerai tersebut berada di Lippo PLZ Mal Yogja, Lippo Mal Kuta, Keboen Raya BGR, Lippo PLZ Mal Gresik, Mayofield TC KWG, dan GTC TC Makassar.

Jika ditotal, Matahari Department Store menutup 25 gerai pada tahun lalu. Penutupan gerai sejalan dengan kinerja perusahaan yang memburuk di tengah pandemi virus corona.

Diketahui, penurunan penjualan ini membuat Matahari Departemen Store mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 823 miliar pada 2020 lalu. Padahal pada 2019, perseroan masih mencatatkan laba bersih sebesar Rp 1,36 triliun.

Selain itu, penutupan gerai dan kinerja perusahaan yang memburuk tersebut diperparah oleh masa pandemi COVID-19. Perseroan melaporkan, recovery penjualan menjadi tersendat karena Matahari Departemen Store kehilangan momen libur akhir tahun 2020.

Seperti diketahui, pemerintah memperketat mobilitas masyarakat pada libur akhir tahun untuk menekan penularan virus corona. Namun kebijakan tersebut ternyata sangat berdampak bagi bisnis ritel modern yang biasanya meraup cuan saat momen liburan dan kondisi ini diperparah ketika pemerintah memutuskan untuk menerapkan PPKM di Januari 2021 dan diperpanjang lagi di Februari 2021.

Sehingga Manajemen LPPF mengatakan, outlook bisnis di Februari 2021 masih sangat menantang.

Saat ini, manajemen LPPF berusaha untuk mengontrol ekspansi secara ketat dan menjaga penggunaan capex serendah mungkin mengingat masih tingginya ketidakpastian bisnis.

Selain menutup gerai, Matahari Departemen Store juga melaporkan telah menjual 175 truk perseroan. Jika ditotal sepanjang 2020 Matahari Department Store telah menutup 25 gerai, 6 DC/Hubs dan 3 kantor serta melakukan down size 1 lantai.