Laba ASII Turun 25 Persen di Tahun 2020

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Astra International Tbk (IDX: ASII) mencatatkan laba bersih sebesar Rp16,16 triliun pada akhir tahun 2020, atau merosot 25,52 persen dibanding akhir tahun 2019, yang mencatat laba bersih sebesar Rp21,7 triliun.

Sehingga, laba per saham dasar turun menjadi Rp399, sedangkan di akhir tahun 2019, tercatat sebesar Rp536.

Data itu berdasarkan laporan keuangan telah audit emiten industri otomotif itu pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (25/2/2021).

Jelasnya, total pendapatan bersih sepanjang tahun 2020 tercatat sebesar Rp175,04 triliun, atau turun 26,16 persen dibanding tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp237,16 triliun.

Tapi, beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp136,48 triliun atau turun 26,88 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp186,92 triliun. Sehingga, laba kotor turun 24 persen menjadi Rp38,55 triliun.

Sedangkan pada sisi ekuitas tercatat sebesar Rp195,45 triliun, atau tumbuh 4,8 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp186,76 triliun.

Adapun total kewajiban tercatat sebesar Rp142,74 triliun, atau turun 13,93 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp165,19 triliun.

Hasilnya, aset perseroan tercatat sebesar Rp338,2 triliun, atau turun 3,7 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tecatat sebesar Rp351,95 triliun.

Patut diperhatikan, arus kas diperoleh dari aktivitas operasi tercatat sebesar Rp37,68 triliun, atau naik 94,73 persen dibanding akhir tahun 2020, yang tercatat sebesar Rp19,18 triliun.