BBYB Akan Raih Rp249,8 Miliar Dari Right Issue Ke-4

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Bank Neo Commerce Tbk (IDX: BBYB) menetapkan harga pelaksanaan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PM-HMETD) atau right issue ke-4 sebesar Rp300 per lembar saham.

Berdasarkan propektus emiten bank itu pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (02/2/2021) bahwa dalam right issue ke-4 itu, perseroan akan melepas sebanyak 832.724.404 lembar saham.

Dengan demikian, perseroan berpotensi meraih dana sebesar Rp249,81 miliar.

Jelasnya, setiap pemegang 8 saham perseroan pada pukul 16.00 WIB tanggal 26 Maret 2021, berhak atas satu saham HMETD.

Selanjutnya, satu HMETD dapat ditebus menjadi satu saham perseroan dengan harga pelaksanaan mulai tanggal 1 - 8 April 2021.

Diterangkan, Akulaku Silvrr Indonesia selaku pemegang saham mayoritas perseroan telah menyatakan akan menyerap seluruh HMETD miliknya dan ditebus menjadi saham perseroan.

Jika hanya Akulaku Silvrr yang melaksanakan HMETD itu, maka akan memegang sebanyak 1.872.177.647 lembar saham atau setara 27,25 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

Sedangkan saat ini, Akulaku Silvrr menggenggam sebanyak 166.157.909 lembar saham atau setara dengan 24,98 persen BBYB.

Sedangkan pemegang saham lainya, PT Gozco Capital akan berkurang kepemilikannya menjadi 19,52 persen dari 20,13 persen; PT Asabri turun ke 18,06 persen dari 18,62 persen; Yellow Brick Enteprise Ltd turun menjadi 10,76 persen dari 11,1 persen, dan masyarakat turun menjadi 24,41 persen dari 25,17 persen.

Sementara itu, dana hasil aksi korporasi itu akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja pengembangan usaha, seperti penyaluran kredit.