Saham Teknologi Merosot, Wall Street Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Kamis (18/2/2021) dipicu merosotnya saham sektor teknologi.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 119,68 poin, atau sekitar 0,38 persen, menjadi 31.493,34. Indeks S&P 500 melemah 17,36 poin, atau sekitar 0,44 persen, menjadi 3.913,97. Indeks komposit Nasdaq melorot 100,14 poin, atau sekitar 0,72 persen, menjadi 13.865,36.

Saham Apple Inc, Tesla Inc, dan Facebook Inc masing-masing turun 0,86 persen, 1,35 persen, dan 1,53 persen, menjadi penyebab utama pelemahan indeks S&P 500 dan komposit Nasdaq.

Dari 11 sektor utama indeks S&P 500, hanya sektor utilitas dan barang kebutuhan konsumen yang diwarnai penguatan.

Sentimen pasar juga terpengaruh laporan terbaru yang dirilis Departemen Tenaga Kerja AS yang menyebutkan bahwa klaim tunjangan pengangguran meningkat menjadi 861.000 pekan lalu dari 848.000 pada pekan sebelumnya.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman April 2021 naik 0,1 persen menjadi US$1.775 per ons. Indeks dolar AS turun 0,33 persen menjadi 90,601.

Bursa saham Eropa melemah untuk sesi ketiga beruntun pada Kamis, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,8 persen, dipicu kekhawatiran inflasi.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, merosot 93,75 poin, atau sekitar 1,40 persen, menjadi 6.617,15. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, turun 22,34 poin, atau sekitar 0,16 persen, menjadi 13.886,93.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melorot 64,60 poin, atau sekitar 0,80 persen, menjadi 8.058,10. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melemah 37,51 poin, atau sekitar 0,65 persen, menjadi 5.728,33.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,6 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3948 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,3 persen menjadi 1,1572 euro per pound.