Nissan Alami Kerugian 367,72 Miliar Yen

foto: istimewa

Pasardana.id - Perusahaan otomotif Jepang Nissan Motor pada Selasa (9/2/2021) mencatatkan kerugian sebesar 367,72 miliar yen, atau sekitar Rp48,94 triliun, pada periode April sampai Desember 2020.

Seperti dilansir Xinhua, kerugian yang terjadi tak terlepas dari dampak berlangsungnya pandemi virus Corona (COVID-19) yang menyebabkan merosotnya penjualan Nissan di Amerika Utara maupun pasar utama lainnya.

Pada periode tersebut, penjualan Nissan turun 29,2 persen year-on-year menjadi 5,32 triliun yen. Kerugian operasional mencapai 131,63 miliar yen.

Nissan sebelumnya memproyeksikan kerugian sebesar 615 miliar yen pada tahun fiskal saat ini yang berakhir Maret 2021. Namun proyeksi terbaru menunjukkan kerugian Nissan hanya akan mencapai 530 miliar yen.

Target penjualan global Nissan turun menjadi 4.015.000 unit dari sebelumnya 4.165.000 unit. Jumlah tersebut uturn 18,6 persen dari tahun fiskal 2019.

Penjualan Nissan diperkirakan turun 22,1 persen pada tahun fiskal ini menjadi 7,7 triliun yen, direvisi dari perkiraan sebelumnya 7,94 triliun yen. Kerugian operasional mencapai 205 miliar yen.