Indeks Kospi Naik 0,62 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 18,47 poin, atau sekitar 0,62 persen, pada Selasa (7/12/2021), menjadi 2.991,72.

Volume perdagangan moderat mencapai 528 juta saham senilai 9,9 triliun won atau sekitar US$8,4 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 586 berbanding 268.

Angka indeks naik mengikuti pergerakan saham di Wall Street setelah kepala penasihat kesehatan Gedung Putih Anthony Fauci menyatakan varian baru virus Corona (COVID-19) Omicron tidak seberbahaya yang diperkirakan sebelumnya. Pasien kasus COVID-19 yang ditimbulkan Omicron sejauh ini hanya mengalami gejala ringan.

“Para investor lega karena Omicron kemungkinan besar tidak akan menyebabkan terjadinya lockdown global,” jelas Park Gwang-Nam, analis Mirae Asset Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing meraup saham senilai 207 miliar won, sedangkan investor institusi dan ritel masing-masing melepas saham senilai 80 miliar won dan 140 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melonjak 1,44 persen dan 2,53 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion sebaliknya masing-masing anjlok 2,66 persen dan 1,45 persen.

Saham perusahaan portal internet Naver turun 0,26 persen. Saham bank digital Kakao Bank melambung 2,74 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 3,5 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.179,5 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melonjak 1,3 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 68,80 poin, atau sekitar 0,95 persen, menjadi 7.313,90. Bursa saham di Asia Tenggara diliputi sentimen positif, termasuk juga di Indonesia.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 5,78 poin, atau sekitar 0,16 persen, menjadi 3.595,09. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melambung 634,28 poin, atau sekitar 2,72 persen, menjadi 23.983,66.