ANALIS MARKET (07/12/2021) : IHSG Diperkirakan Cenderung Bergerak Sideways dengan Kesempatan Menguat

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian kiwoom Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (06/12), IHSG ditutup menguat 0,13% ke level 6.547,11.

Pelaku pasar asing mencatatkan net sell Rp210 miliar (semua pasar).

Di sisi lain, semalam (06/12), tiga indeks utama Wall Street ditutup rebound setelah aksi jual tajam minggu lalu karena investor terus bertaruh pada pemulihan ekonomi yang kuat di tengah laporan menunjukkan bahwa varian Omicron dari coronavirus bisa menyebabkan penyakit yang lebih ringan dari yang ditakuti sebelumnya.

Sedangkan dari sektor komoditas, harga minyak naik hampir 5% pada Senin (06/12) kemarin, di tengah harapan varian coronavirus Omicron akan memiliki dampak ekonomi yang kurang merusak. Beberapa negara anggota OPEC memberi isyarat kepercayaan di pasar.

Selain itu, harga emas turun pada Senin (6/12), sebagai sentiment untuk aset berisiko meningkat dan dolar menguat. Gerakan dibatasi oleh ketidakpastian keseluruhan atas Omicron varian coronavirus menjelang AS minggu ini angka inflasi

Adapun secara teknikal analis, IHSG ditutup sedikit lebih tinggi dengan candle bearish. Indikator stokastik membentuk pola goldencross, histogram MACD bergerak negatif lagi (garis bearish) dan volume turun.

Jika IHSG kembali bergerak bullish, ada peluang untuk menguat kembali ke resistance di kisaran 6.585 – 6.600. Jika IHSG menggerakkan candle bearish, pergerakan bisa kembali ke support pada kisaran 6.484 – 6.509.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pasar hari ini diperkirakan akan cenderung bergerak sideways dengan kesempatan untuk menguat. Adapun hari ini, ada rilis data domestik yang dapat diamati pasar: Cadangan devisa November & penjualan sepeda motor per Oktober,” beber analis Kiwoom Sekuritas dalam riset yang dirilis Selasa (07/12/2021).