UMKM dan Ritel Dorong Kredit Perbankan Naik 4,17%

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Kredit perbankan hingga November 2021 tumbuh sebesar 4,82% secara year on year (yoy) atau 4,17% secara year to date (ytd).

Pertumbuhan ini didorong peningkatan pada kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan kredit ritel.

Mengutip keterangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kamis (30/12/2021), disebutkan bahwa mayoritas sektor utama kredit mencatatkan kenaikan. Terutama pada sektor pengolahan dan rumah tangga, masing-masing sebesar Rp24,9 triliun dan Rp9,1 triliun.

Pertumbuhan kredit diimbangi dengan penurunan level kredit bermasalah (non performing loan/NPL).

OJK mencatat, NPL nett turun menjadi 0,98% dengan NPL gross 3,19%.

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencatatkan pertumbuhan sebesar 10,48% yoy atau 9,98% ytd.

Selain itu, likuiditas industri perbankan pada November 2021 masih berada pada level yang memadai.

Hal tersebut terlihat dari rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit dan Alat Likuid/DPK masing-masing sebesar 154,9% dan 34,24%.

Angka ini di atas ambang batas ketentuan masing-masing pada level 50% dan 10%.