Menaker Targetkan Perusahaan Sawit dan Kawasan Industri Bebas Dari Pekerja Anak

Foto : istimewa

Pasardana.id - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah mencanangkan 204 perusahaan sawit yang tersebar di Provinsi Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Jambi dan Riau, sudah terbebas dari pekerja anak.

Hal tersebut diungkapkannya di acara Pencanangan Sektor Perkebunan Kelapa Sawit Terbebas dari Pekerja Anak.

Menaker Ida menanggapi sektor perkebunan kelapa sawit yang saat ini diterpa isu keterlibatan pekerja di bawah umur.

Menurutnya, diperlukan upaya dari pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan dengan berkomitmen mendukung Indonesia terbebas dari pekerja anak.

"Peran aktif dari kalangan pemerintah, lembaga, dunia usaha, serikat pekerja/serikat buruh, serta seluruh komponen masyarakat sangat diperlukan dalam upaya  mewujudkan generasi penerus bangsa yang berkualitas," ucapnya melalui siaran persnya, Rabu (22/12).

Menteri yang juga merupakan politisi PKB ini menegaskan, ada satu hal yang terus dikembangkan, yakni bagaimana berkolaborasi dan bersinergi dengan pelaku usaha atau dunia usaha untuk bersama-sama melakukan penghapusan pekerja anak.

Selain itu, Kemenaker juga mencanangkan Indonesia bebas pekerja anak di berbagai tempat seperti Kawasan Industri Makassar (KIMA) tahun 2014, Kabupaten Gianyar bebas pekerja anak tahun 2015, Karawang International Industrial City (KIIC) tahun 2017.

Selanjutnya, Kawasan Industri Modern Cikande Industrial Estate (MCIE), Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC) tahun 2018 dan tahun 2020 Kemenaker memberikan penghargaan kepada 23 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pemerhati anak yang telah membantu pemerintah dalam program penarikan pekerja anak.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Binwasnaker dan K3 Kemenaker, Haiyani Rumondang mengatakan, pihaknya telah melakukan peninjauan kembali peraturan ketenagakerjaan terkait pengawasan dari pelaksanaan K3 dan jaminan sosial tenaga kerja pada usaha perkebunan kelapa sawit untuk mensukseskan Indonesia terbebas dari pekerja anak.

"Ini untuk menunjukkan pada dunia Internasional bahwa Indonesia berkomitmen untuk penghapusan pekerja anak dengan mendorong pemda dan pelaku usaha agar aktif terlibat dalam penghapusan pekerja anak," pungkasnya.