PALM Usul Saldo Laba Rp2,97 Triliun Ditebar Sebagai Dividen Tunai

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Provident Agro Tbk (IDX: PALM) akan menggunakan saldo laba belum dicadangkan tahun buku 2020 sebesar Rp2,973 triliun sebagai dividen tunai.

Guna memuluskan rencana itu, perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 12 Januari 2022, dengan mata agenda persetujuan rencana tersebut.

Melansir keterangan resmi emiten pertanian itu yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (21/12/2021), disebutkan bahwa investor yang hadir dalam RUSPLB itu adalah yang masuk dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) penutupan tanggal 20 Desember 2021.

Adapun calon penerima dividen tunai itu, adalah; PT Saratoga Sentra Business yang akan menerima 44,875 persen dari total nilai dividen tunai, PT Provident Capital Indonesia bakal menerima 44,16 persen dan masyarakat sebesar 10,34 persen.

Sementara hingga akhir September 2021, perseroan mencatatkan saldo laba belum dicadangkan sebesar Rp3,19 triliun.

Sedangkan laba bersih selama sembilan bulan pertama tahun 2021, tercatat sebesar Rp209,02 miliar, setelah membukukan pendapatan sebesar Rp260,93 miliar dan pendapatan lain-lain sebesar Rp133,26 miliar.