Pola Transaksi Saham KJEN dan BPTR Masuk UMA

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mencermati pola transaksi Saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (IDX: KJEN) dan PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (IDX: BPTR), terkait pergerakan harga saham perseroan yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).

"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang - undangan di bidang Pasar Modal," tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M. Panjaitan, dan P.H Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Mulyana, dalam surat keterbukaan Informasi BEI, Rabu (1/12).

Sehubungan dengan terjadinya UMA atas perdagangan saham KJEN dan BPTR, BEI meminta para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa.

Selain itu, Bursa juga menghimbau agar para investor mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, serta mengkaji kembali rencana corporate action perseroan apabila belum mendapatkan persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Sekadar informasi, pada penutupan sesi I perdagangan, Kamis (2/12) siang ini, saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (IDX : KJEN), terpantau auto reject bawah (ARB) dengan ditutup melemah -6,91% atau turun -65 point ke harga Rp875 per saham.

Sedangkan saham PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (IDX : BPTR) pada jeda siang ini, Kamis (2/12) terpantau menguat 5,79% atau naik 24 point ke harga Rp438 per saham.