Omicron Sampai AS, Wall Street Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Rabu (1/12/2021) setelah varian baru virus Corona (COVID-19) Omicron disinyalir telah sampai ke Amerika Serikat.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, merosot 461,68 poin, atau sekitar 1,34 persen, menjadi 34.022,04. Indeks S&P 500 melemah 53,96 poin, atau sekitar 1,18 persen, menjadi 4.513,04. Indeks komposit Nasdaq anjlok 283,64 poin, atau sekitar 1,83 persen, menjadi 15.254,05.

Centers for Disease Control AS menyebut telah terdeteksinya kasus pertama Omicron di negara tersebut, seseorang dengan riwayat perjalanan dari Afrika Selatan yang merupakan tempat pertama kalinya varian tersebut terdeteksi.

Sentimen pasar juga terpengaruh pernyataan pimpinan Federal Reserve AS Jerome Powell bahwa para pembuat kebijakan harus siap merespon kemungkinan peningkatan inflasi berlanjut pada semeseter kedua tahun depan.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring meningkatnya volatilitas di pasar saham akibat penyebaran Omicron. Harga emas untuk pengiriman Januari 2022 naik 0,4 persen menjadi US$1.784,30 per ons.

Peningkatan harga emas berjangka terbatasi menguatnya nilai tukar dolar AS. Indeks dolar AS naik 0,05 persen menjadi 96,04.

Bursa saham Eropa menguat pada Rabu, dengan indeks STOXX 600 Eropa melonjak 1,7 persen, berkat aksi beli yang dilakukan para investor terhadap saham-saham yang sebelumnya mengalami penurunan tajam.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, melonjak 109,23 poin, atau sekitar 1,55 persen, menjadi 7.168,68. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melambung 372,54 poin, atau sekitar 2,47 persen, menjadi 15.472,67.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menanjak 147,50 poin, atau sekitar 1,78 persen, menjadi 8.452,60. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, meningkat 160,71 poin, atau sekitar 2,39 persen, menjadi 6.881,87.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,2 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3300 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1758 euro per pound.