ANALIS MARKET (02/12/2021) : IHSG Diperkirakan Kembali Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (01/12), IHSG ditutup melemah 0,40% menjadi 6.507,68.

Pelaku pasar asing kembali mencatatkan net sell sebesar Rp 621,65 miliar (semua pasar).

Di sisi lain, indeks utama Wall Street melanjutkan penurunannya setelah CDC mengkonfirmasi kasus Omicron pertama di AS.

Investor juga menimbang data positif pada pekerjaan swasta dan aktivitas pabrik di AS dan pernyataan hawkish Ketua Federal Reserve.

Sementara itu, dari harga komoditas, harga minyak jatuh ke zona merah pada hari Rabu (1/12), setelah CDC mengkonfirmasi kasus Omicron di Amerika Serikat (AS).

Sedangkan harga emas naik pada Rabu (1/12), menyusul melemahnya Dolar Amerika Serikat. Investor menggunakan pullback dalam sesi sebelumnya untuk membeli emas sebagai lindung nilai terhadap volatilitas pasar di tengah kekhawatiran atas dampak dari varian coronavirus Omicron

Adapun secara teknikal analis, IHSG ditutup turun dengan candle bearish. Indikator stokastik melemah lagi, histogram MACD bergerak negatif (garis bearish) dan volume turun.

Jika IHSG breakdown ke 6.480, itu dapat terus menuju level support di 6.460. Jika break dari level itu lagi, IHSG akan berada di downtrend ke area gap 6.416 – 6.436. Jika IHSG bergerak bullish lagi, ada peluang untuk menguat lagi ke resistance pada kisaran 6.544 – 6.550.

“Pasar hari ini diperkirakan akan kembali melemah,” sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (02/12/2021).