Penyaluran Dana Melalui Fintech Tembus Rp262,93 Triliun Pada September 2021

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Berdasarkan data Otoritas Jasa Keungan (OJK) per September 2021, akumulasi penyaluran dana melalui industri keuangan berbasis teknologi infomasi atau Fintech mencapai Rp262,93 triliun atau meningkat 104,30 persen secara tahunan.

Sedangkan nilai pinjaman sebesar Rp27,48 triliun atau tumbuh 116,18 persen secara tahunan.

Advisor Grup Inovasi Keuangan Digital OJK, Maskum mengatakan, potensi fintech di Indonesia sangat terbuka dengan semakin luasnya akses internet bila dibandingkan dengan komposisi masyarakat Indonesia yang belum tersentuh layanan perbankan konvensional.

Pasalnya, hingga 2019, komposisi masyarakat yang tidak memiliki rekening di bank (unbanked) mencapai 92 juta orang dan masyarakat underbanked, yakni mereka yang punya rekening namun belum bisa memanfaatkan jasa keuangan seperti investasi, kredit, dan asuransi, mencapai 47 juta orang. 

Adapun perkembangan fintech sangat membantu upaya meningkatkan inklusi keuangan di masyarakat.

“Untuk mendorongnya, OJK mendukung kegiatan Bulan Fintech Nasional ini, yang sekaligus bisa mengedukasi masyarakat untuk semakin pintar memanfaatkan produk dan layanan Fintech seperti fintech lending, fintech payment, dan lainnya secara aman,” papar dia kepada media, Senin (08/11/2021).

Ia menambahkan, fintech terus bertumbuh seiring dengan meningkatnya adopsi teknologi informasi di tanah air.

Dengan nilai transaksi mencapai Rp 19,2 triliun di sepanjang 2021, jumlah pengguna uang digital atau e-money di Indonesia mencapai angka lebih dari 500 juta pengguna, yang berarti dua kali lipat dari jumlah penduduk.

Ia melanjutkan, dari sisi teknologi yang dimanfaatkan pengguna akhir, Fintech juga mendukung ekosistem UMKM.

Hingga November 2021, lebih dari 12 juta merchant yang didominasi UMKM telah terhubung dengan layanan barcode QRIS.

Per 25 Oktober 2021, terdapat 104 fintech lending yang terdaftar dan berizin di OJK, yaitu 101 fintech lending yang berizin dan tiga fintech lending yang berstatus terdaftar.