ANALIS MARKET (30/11/2021) : IHSG Berpeluang Menguat Tetapi Cenderung Terbatas

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (29/11), IHSG ditutup menguat 0,71% ke level 6.608.29 atau rebound setelah sempat jatuh ke support. Penguatan indeks karena pasar optimis di tengah ketakutan akan varian baru.

Adapun investor asing mencatatkan net sell Rp 1,17 triliun (semua pasar).

Di sisi lain, indeks utama Wall Street sebagian besar rebound setelah aksi jual selama kekhawatiran pasar sebelumnya. Investor mencoba menilai dampak dari varian coronavirus Omicron pada pemulihan ekonomi dan kebijakan moneter.

Sedangkan dari sektor komoditas, harga minyak melonjak pada Senin (29/11) didorong oleh kekhawatiran bahwa varian Covid-19 baru, omicron akan mengekang permintaan minyak. Selain itu, harga Emas melemah pada Senin (29/11), melanjutkan penurunan dari pekan sebelumnya.

Adapun penguatan dolar dan pemulihan ekonomi menjadi sentiment penggerak, dimana pasar menimbang seberapa parah dampak ekonomi dari varian Omicron dari virus corona.

Sementara secara teknikal analis, kemarin (29/11), IHSG ditutup menguat dengan candle bullish. Indikator stochastic lemah tapi ada peluang membentuk pola goldencross, histogram MACD bergerak negatif (garis bearish) dan volume turun. Jika IHSG bergerak bullish lagi, ada peluang untuk menguat lagi ke level resistance 6.651 – 6.662. Jika IHSG bergerak bearish, itu bisa terus turun ke support di kisaran 6.544 – 6.568.

“Pasar saat ini memiliki peluang untuk menguat lagi tetapi cenderung terbatas,” sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam riset yang dirilis Selasa (30/11/2021).