Rugi SSIA Tembus Rp268 Miliar Pada Akhir September 2021 

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Surya Semesta Internusa Tbk (IDX: SSIA) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp268,99 miliar dalam sembilan bulan pertama tahun 2021, atau membengkak dibandingkan periode sama tahun 2020, yang tercatat sebesar Rp197,87 miliar. 

Akibatnya, rugi per saham dasar menyentuh Rp59,14. Sedangkan di akhir September 2020 sebesar Rp43,33.

Menilik dari laporan keuangan kuartal III 2021 tanpa audit emiten kawasan industri itu yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (25/11/2021), disebutkan bahwa pendapatan anjlok 34,49 persen dan tersisa Rp 1,392 triliun.

Penurunan itu disebabkan anjloknya pendapatan jasa kontrsuksi sedalam 39,29 persen tersisa Rp1,051 triliun. Senada, pendapatan hotel juga terpapas 41 persen menjadi Rp102,75 miliar. Bahkan, pendapatan tanah kawasan industri amblas 88,7 persen tersisa Rp7,385 miliar.

Tapi pendapatan sewa, parkir, jasa pemeliharaan dan utilitas tumbuh 4,16 persen menjadi Rp225,44 miliar. Juga pendapatan properti melonjak 19.588 persen menjadi Rp41,345 miliar.

Walau beban langsung dapat ditekan menjadi Rp1,145 triliun, tapi laba kotor merosot 27,21 persen menjadi Rp338,53 miliar.

Hanya saja beban umum dan administrasi mencapai Rp337,65 miliar, akibatnya perseroan harus mencatatkan rugi usaha Rp86,921 miliar. Lebih tertekan lagi, beban keuangan mencapai Rp165,6 miliar.

Sementara itu, aset perseroan tercatat tumbuh 2,5 persen menjadi Rp7,821 triliun. Hal itu dipicu pinjaman bank jangka panjang yang jatuh tempo waktu satu tahun yang naik 78,04 persen menjadi Rp1,054 triliun.

Hanya saja, kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi menyentuh Rp586,14 miliar, atau turun 13,3 persen dibandingkan akhir kuartal III 2020, yang tercatat sebesar Rp690,78 miliar.