ANALIS MARKET (26/11/2021) : IHSG Diperkirakan Bergerak Terbatas Cenderung Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Reliance Sekuritas menyebutkan, IHSG pada perdagangan kemarin (25/11), ditutup menguat walaupun sempat diperdagangkan di zona merah, IHSG bertengger di level 6699.34 (+0.24%). Pada perdagangan kemarin walaupun memiliki katalis postif yang terbatas namun masih ada dorongan dari harga komoditas yang mengalami kenaikan, serta jika dilihat adanya inflasi di AS tidak terlalu direspon oleh para investor hal ini para investor lebih melihat kebijakan AS setelah adanya inflasi untuk mengendalikannya serta para investor lebih merespon sentiment domestic, seperti window dressing walaupun IHSG belum ada inflow yang besar dan masih sideways dalam jangka pendek. Sektor yang mengalami penguatan pada IHSG adalah transportasi dan logistic (+3.56%), infrastruktur (+1.09%), industrials (+0.78%). Investor asing membukukan penjualan bersih di pasar reguler sebesar Rp 202.4 miliar, dengan saham-saham yang paling banyak di distribusi asing adalah: TLKM, BMRI, DEPO, KLBF, ASSA.

Kemudian dari bursa AS, Wall Street sedang libur untuk memperingati hari Thanksgiving yang juga di peringati di Canada, di karenakan bursa AS tutup mari lihat bursa Eropa. Tiga index acuan utama Eropa yakni FTSE, CAC, DAX juga kompak menghijau meskipun Covid di Eropa masih terus meningkat tetapi bursa Eropa ditutup ceria. Katalist positif datang dari kebijakan regulator Eropa yang memberikan lampu hijau untuk vaksinasi Covid-19 bagi kelompok usia sangat muda di rentang 5-11 tahun serta dari sisi makro, beberapa rilis data ekonomi menjadi perhatian pelaku pasar. Di Jerman, pertumbuhan ekonominya di kuartal III-2021 mencatatkan ekspansi sebesar 1,7% secara kuartalan (qoq) di mana angka pertumbuhan ini lebih rendah dari consensus pasar di 2% QoQ. Secara tahunan atau year on year (yoy) PDB Jerman masih tumbuh 2,5%.

Dari bursa Asia, pada perdagangan Jumat (26/11) pagi hari ini melemah, indeks Nikkei dibuka melemah (-0.59%) serta index kospi pada pagi hari ini di buka melemah (- 0.24%). Berita datang dari negeri ginseng, dimana bank sentral Korea (BoK) memilih untuk mengambil antisipasi lebih awal terkait momok inflasi bagi pelaku pasar dengan memutuskan menaikan lagi suku bunga acuan sebesar 25 bps.

Sementara dari dalam negeri, hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak terbatas karena kurangnya sentiment namun akan cendrung melemah.

“Pada perdagangan hari ini, IHSG akan bergerak pada rentang 6661 – 6751,” sebut analis Reliance Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (26/11/2021).